Berbagai Jenis Alat Musik Piano, Tahukah Anda?

Alat musik piano, pasti bukan menjadi hal yang asing lagi bagi Anda. Piano pada dasarnya dimainkan dengan cara menekan bagian tuts dengan warna putih. Bahkan, piano sering menjadi tolak ukur nada-nada musik serta notasi lagu. Di dalam perkembangannya, piano sebenarnya dibedakan menjadi dua yakni piano elektronik serta piano akustik.

Piano akustik pada dasarnya menggunakan senar serta dipukul menggunakan hammer, dan bisa menghasilkan bunyi, dan piano jenis elektronik dimainkan dengan menggunakan papan dari elektronik, sehingga bisa menghasilkan bunyi serupa dengan akustik. Sebelum mengetahui jenis-jenis piano, kita dari http://45.77.241.123 harus mengetahui sejarahnya terlebih dahulu.

Sejarah Alat Musik Piano

Pada tahun 1700-an, Bartolomeo Cristofoni menciptakan sebuah alat musik dengan nama pianoforte. Bartolomeo Cristofori sendiri merupakan seniman berasal dari Italia. Awalnya, Bartolomeo hanya menciptakan instrumen clavichord dan harpsichord digunakan untuk Pangeran Ferfinando de Madici.

Tali halus dari harpsichord dibuat agar bisa membuat nada dengan berbagai macam volume, hingga akhirnya ia dapat mendesain mekanisme akan mentransfer tekanan melalui alat yang dapat ditekan untuk menyembunyikan tali halus ini. Dari tahun ke tahun

Awalnya, diperkirakan terdapat kurang lebih 400 pabrik dengan pekerja berjumlah 8000 orang di Jerman, terlepas dari begitu banyaknya ahli membuat instrumen alat musik piano ini dengan bantuan ahli dagang. Munculnya pabrik pembuat alat musik ini membuatnya semakin banyak dikenali. Apalagi ditambah dengan komposer klasik Eropa dengan karya-karya hebatnya, sehingga membuat piano semakin dikenal.

Jenis Alat Musik Piano

Piano memang mengalami perkembangan dari berbagai macam rupa dan jenis, meskipun intinya cara memainkannya sama, yakni dimainkan dengan cara ditekan pada tuts. Ada beberapa jenis piano mengalami perkembangan sampai sekarang. Pertama, grand piano. Grand piano dapat dikatakan sebagai piano yang sesungguhnya.

Grand piano merupakan piano akustik. Bahan dasar dimiliki oleh grand piano merupakan kayu dengan tuts 88. Jenis piano ini mempunyai kotak akustik ditidurkan dengan deretan senar. Piano ini sering kita lihat di dalam pagelaran atau pertunjukan orkestra. Untuk memilikinya, tentu saja Anda harus merogoh kantong cukup dalam.

Kedua, upright piano. Alat musik piano jenis ini pada dasarnya tak berbeda jauh dengan jenis sebelumnya. Upright piano berasal dari konstruksi kayu dan 88 tuts. Selain itu kotak akustik serta senar-senarnya juga hampir sama. Hal yang membedakan piano ini dengan jenis sebelumnya adalah grand piano memiliki kotak akustik berdiri.

Ketiga, digital piano. Piano ini berjenis elektronik tetapi mempunyai rentang nada sama dengan jenis akustik biasa. Selain itu, piano ini juga memiliki model tuts yang sama, dan menggunakan tipe gradded hammer. Sehingga, meskipun ia berjenis digital, tetapi efek dari penekanan tuts dimilikinya masih sama dengan jenis akustik.

Terakhir, keyboard. Digital piano dan keyboard memang sangat mirip, malah keduanya merupakan jenis piano elektronik. Tetapi, keduanya memiliki tingkat perbedaan sendiri, hal yang paling mencolok ialah model tuts yang dimilikinya. Sehingga efek mengetukkan palu tidak bisa kita rasakan saat menggunakannya.

Jadi, dari berbagai macam jenis piano di atas, mana yang akan Anda jadikan sebagai pilihan? Untuk masalah harga sudah pasti grand piano memiliki harga paling mahal, selain desain yang dimilikinya begitu klasik, suaranya juga begitu klasik. Sedangkan, jika Anda baru pada tahap belajar, Anda dapat membeli alat musik piano jenis keyboard.